AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 1 – 7 APRIL2013

Visual

  Cuaca di sekitar puncak G. Merapi dominan mendung dan berkabut. Cuaca cerah terjadi pada pagi dan siang hari. Angin bertiup ke arah Barat, Timur, Timur dan Tenggara dominan ke arah Barat. Suhu udara berkisar 17-29 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang, hingga tebal dominan tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 500 m, tercatat pada tanggal 7 April 2013 pukul 06:35 WIB dari Pos Jrakah (Gambar 1).
Gambar 1.  Puncak G. Merapi diambil dari CCTV Kepuharjo tanggal 6 April 2013 pada saat cuaca cerah
Pada minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran sebanyak 39 kali, Tektonik 9 kali dan LHF 2 kali. Berdasarkan intensitas kegempaan, gempa-gempa yang terjadi masih menunjukkan dalam batas normal. Gambar 2 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga April 2013.
 
 Gambar 2. Kegempaan G. Merapi Bulan Januari 2011 – April  2013

Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Babadan, Pos Kaliurang, Poa Jrakah dan Pos Selo (Gambar 3).

Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan,  dan Selo Bulan Juli 2011 –  April 2013
Sedangkan data deformasi dengan pengukuran menggunakan tiltmeter ini juga belum menunjukkan adanya perubahan kemiringan yang signifikan antara pengukuran yang berada di Stasiun Plawangan (Gambar 4) dan Stasiun Babadan (Gambar 5).
Gambar 4. Hasil Pengukuran Tiltmeter Plawangan Mei 2011 – April 2013
Gambar 5. Hasil Pengukuran Tiltmeter Babadan Mei 2011 – April 2013

Data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, dan Pos Selo) pada Januari 2011 – April 2013 disajikan pada Gambar 6, Intensitas curah hujan tertinggi pada minggu ini sebesar 53 mm/jam selama 100 menit pada tanggal 2 April 2013 terjadi di Pos Ngepos. Gambar 6 menunjukkan curah hujan yang terjadi di setiap Pos G. Merapi.

 

Gambar 6. Curah  hujan di setiap pos pengamatan  pada bulanJanuari 2011 – April  2013

 

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
    1. Mengingat curah hujan masih tinggi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s