AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 31 DESEMBER 2012 – 6 JANUARI 2013


Visual

   Hasil pengamatan visual pada minggu ini teramati cuaca cerah (Gambar 1) di sekitar puncak G. Merapi pada waktu pagi hari, sedangkan siang, sore dan malam hari mendung, berkabut dan sesekali hujan. Angin bertiup dominan ke arah Barat. Suhu udara berkisar 16-27 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis hingga tebal dominan tebal, bertekanan lemah, dengan posisi codong ke arah Timur. Tinggi asap maksimum 75 m, terjadi pada tanggal 31 Desember  2012 pukul 07:16 WIB teramati dari Pos Ngepos.
 Gambar 1.   Cuaca Cerah di Sekitar G. Merapi diambil dari CCTV-Kopeng, tanggal 1 Januari 2013

 

 
   Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 134 kali, MP 29 kali, Tektonik 11 kali, VB 7 Kali dan LHF 4 kali. Berdasarkan intensitas kejadian, gempa-gempa yang terjadi masih menunjukkan dalam keadaan normal. Gambar 2 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Januari 2013.     
 
 Gambar 2.  Kegempaan G. Merapi Bulan Januari 2011 – Desember 2012

   Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 3).

 
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Bulan Juli 2011 –  Januari 2013
   Sedangkan data deformasi dengan pengukuran menggunakan tiltmeter pada minggu ini juga belum menunjukkan adanya perubahan slope/kemiringan  yang signifikan antara alat yang berada di daerah Babadan (Gambar 4) dan Plawangan (Gambar 5) .
 

Gambar 4. Hasil Pengukuran Tiltmeter Bababadan Mei 2011 – Januari 2013
Gambar 5. Hasil Pengukuran Tiltmeter Plawangan Mei 2011 – Januari 2013
     Berdasarkan data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini curah hujan tertinggi tercatat di Pos Ngepos dengan intensitas curah hujan sebesar 106 mm/jam selama 30 menit, tercatat di Pos Kali Urang pada tanggal 4 Januari 2013. Gambar 6 menunjukkan curah hujan ynag terjadi di setiap Pos G. Merapi.Pada tanggal 2 Januari 2013 pukul 13:00 WIB Pos Ngepos melaporkan telah terjadi banjir di K. Putih setinggi 30-50 cm dan lebar 7-9 m, di hari itu pula Pos Babadan melaporkan adanya penambahan aliran di K. Senowo setinggi 50 cm dan lebar 8 m.     Pada tanggal 5 Januari 2013 pukul 17:25 WIB Pos Ngepos melaporkan adanya penambahan aliran di K. Putih dengan tinggi 30 cm dan lebar 30 cm,  di hari yang sama Pos Babadan pada jam 17:20 WIB mendengar suara hujan di puncak G. Merapi hingga menimbulkan banjir di K. Apu setinggi 3 m dan lebar 30 m.

 

Gambar 6. Curah  hujan di setiap pos pengamatan  pada bulan Januari 2011 – Januari 2013
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
    1. Mengingat minggu ini sudah memasuki musim hujan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK  Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s