AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL3 – 9 DESEMBER 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL3 – 9 DESEMBER 2012


Visual

   Hasil pengamatan visual pada minggu ini teramati cuaca cerah di sekitar puncak G. Merapi pada waktu pagi hari, sedangkan siang, sore dan malam hari mendung, berkabut dan sesekali hujan. Angin bertiup dominan ke arah Barat. Suhu udara berkisar 15-29 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis hingga tebal dominan sedang, bertekanan lemah, dengan posisi codong ke arah Selatan. Tinggi asap maksimum 500 m, terjadi pada tanggal 5 Desember  2012 pukul 16:10 WIB teramati dari Pos Ngepos.

 

 
 Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 44 kali, MP 24 kali, VB 1 kali Tektonik 6 kali dan LHF 1 kali. Berdasarkan intensitas kejadian, gempa-gempa yang terjadi masih menunjukkan dalam keadaan normal. Gambar 1 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Desember 2012.      
 Gambar 1. Kegempaan G. MerapiBulan Januari 2011 –  Desember 2012

   Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 2).

 
Gambar 2. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo bulan Juli 2011 – Desember 2012
  Sedangkan data deformasi dengan pengukuran menggunakan tiltmeter pada minggu ini juga belum menunjukkan adanya perubahan slope/kemiringan  yang signifikan antara alat yang berada di daerah Pasar Bubar (Gambar 3) .
Gambar 3. Hasil Pengukuran Tiltmeter Pasar Bubar Oktober 2011 – November  2012


Berdasarkan data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini curah hujan tertinggi tercatat di Pos Kaliurang dengan intensitas curah hujan sebesar 19 mm/jam selama 80 menit. Pada tanggal 3 Desember 2012 dari CCTV di Pulowatu,  tercatat curah hujan dari pukul 16:35-17:27 sebesar 46mm menyebabkan  penambahan aliran di Kali Boyong (Gambar 4).

 
Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan pada bulan Januari 2010 – Desember  2012

 

 Gambar 5.  kejadian penambahan aliran di Kali Boyong tanggal 6 Desember 2012 dari CCTV di Pulowatu,  tercatat curah hujan dari pukul 16:35-17:27 sebesar 46mm.
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
    1. Mengingat minggu ini sudah mulai memasuki musim hujan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK  Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s