AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 26 NOVEMBER – 2 DESEMBER 2012


Visual

    Hasil pengamatan visual pada minggu ini teramati cuaca cerah di sekitar puncak G. Merapi pada waktu pagi hari, sedangkan siang, sore dan malam hari mendung, berkabut dan sesekali hujan. Angin bertiup dominan ke arah Barat. Suhu udara berkisar 17-30 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis hingga tebal dominan tebal, bertekanan lemah, dengan posisi codong ke arah Selatan. Tinggi asap maksimum 200 m, terjadi pada tanggal 28 November  2012 pukul 05:30 WIB teramati dari Pos Babadan.

 
 Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 54 kali, MP 17 kali, VB 2 kali dan Tektonik 13 kali. Berdasarkan intensitas kejadian, gempa-gempa yang terjadi masih dalam keadaan normal. Gambar 1 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Desember 2012.      
 Gambar 1. Kegempaan G. MerapiBulan Januari 2011 –  Desember 2012
   Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 2).
 
Gambar 2. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo bulan Juli 2011 – Desember 2012
  Sedangkan data deformasi dengan pengukuran menggunakan tiltmeter pada minggu ini juga belum menunjukkan adanya perubahan jarak yang signifikan antara alat yang berada di daerah Pasar Bubar (Gambar 3) .
Gambar3. Hasil pengukuran Tiltmeter Ps Bubar Oktober 2011 – Desember 2012
 
Berdasarkan data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini curah hujan tertinggi tercatat di Pos Kaliurang dengan intensitas curah hujan sebesar 55 mm/jam selama 90 menit pada tanggal 28 November 2012. Pos Babadan melaporkan pada tanggal 2 Desember pukul 15:48-15:55 WIB melaporkan terdengar suara hujan yang terjadi di puncak G. Merapi dan di tanggal yang sama Pos Ngepos melaporkan terjadi penambahan aliran di K. Putih kategori kecil dengan ketinggian 20 cm dan lebar mencapai 25 m namun tidak membawa material. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan pada Januari 2011  – Desember  2012.
 
Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan pada bulan Januari 2010 – Desember  2012

 

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
    1. Mengingat minggu ini sudah mulai memasuki musim hujan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK  Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s