AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 8 – 14 OKTOBER 2012


Visual

    Hasil pengamatan visual pada minggu ini teramati cuaca cerah di sekitar puncak G. Merapi pada waktu pagi dan siang hari Angin bertiup ke segala arah, dominan ke arah Barat. Suhu berkisar 15-31 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang  hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi codong ke arah Barat. Tinggi asap maksimum 200 m, terjadi pada tanggal 12 Oktober  2012 pukul 08:30 WIB teramati dari Pos Babadan.
Berdasarkan survey puncak G. Merapi tanggal 12 Oktober 2012 menunjukkan suhu permukaan kawah pada lokasi dinding Lava 98 dan Lava 57  suhu tertinggi mencapai 152,7˚C, sementara didalam area kawah suhu tertinggi mencapai 257,8˚C (Gambar 1). Perubahan morfologi didalam kawah terjadi di sektor barat daya dibawah Lava 48 terlihat semakin lebar dan dalam karena longsoran tebing disekitarnya (Gambar 2).

Gambar 1. Suhu permukaan di dalam Kawah Letusan G. Merapi 2010 di ukur  pada tanggal 12 Oktober 2012
 Gambar 2. Morfologi kawah letusan G. Merapi 2010 pada tanggal 12 Oktober 2012
 
    Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 191 kali, gempa MP 125 kali, gempa VB 1 kali, gempa VA 2 kali,  gempa LHF 3, dan gempa Tektonik 146 kali. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 3. menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Oktober 2012. 
Gambar 2. Data Seismik bulan Januari 2011 – Oktober 2012
Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 4).
 
 
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Juli 2011 – Oktober 2012
    Berdasarkan data curah hujan disekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu tercatat Intensitas Curah Hujan Tercatat 36 mm/jam, selama 25 menit, tercatat di Pos Jrakah, pada tanggal 8 Oktober 2012. Gambar 5 menunjukkan curah hujan di setiap Pos pengamatan pada Bulan Januari 2010 – Oktober  2012.
 Gambar 5. Curah hujan di setiap pos pengamatan Januari 2010 – Oktober  2012
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK  Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s