AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 24 – 30  SEPTEMBER 2012


Visual

Hasil pengamatan visual pada minggu ini teramati cuaca cerah di sekitar puncak G. Merapi pada waktu pagi dan siang. Angin bertiup ke arah Timur, Selatan dan Barat,  dominan ke arah Barat. Suhu berkisar 15 – 31 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang  hingga tebal, bertekanan lemah. Tinggi asap maksimum 500 m, terjadi pada tanggal 30 September 2012 pukul 07:35 WIB teramati dari Pos Kaliurang. Pengamatan tanggal 29 September 2012 di hulu K. Putih di daerah Jurangjero bahwa endapan material lahar di hulu alur K. Putih masih memenuhi alur sungai, sehingga masih menyimpan potensi bahaya apabila tertransport oleh air hujan menuju daerah hilir.

Gambar 1. Kondisi morfologi kubah G. Merapi tanggal 29 September 2012 dilihat dari Jurangjero, Kabupaten Magelang.
 
Berdasarkan dari data seismik, tercatat adanya guguran 95 kali, MP 26 kali, dan Tektonik 9 kali. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2. menunjukkan data kegempaan selama Januari 2011 hingga September2012.
 
Gambar 2. Data Seismik bulan Januari 2011 – September2012
 Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 3).
 
 
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Juli 2011 – September 2012
Berdasarkan data curah hujan disekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini tidak terjadi hujan. Kondisi kemarau panjang ini menjadikan sebagian besar lereng G. Merapi mengalami kesulitan air. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan  G. Merapi.
 Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan Januari 2010 – September  2012
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal / Level I”.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK  Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s