AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 6 – 12 AGUSTUS 2012


Visual

Berdasarkan hasil pengamatan visual dapat disimpulkan pada minggu ini cuaca cerah di sekitar puncak G. Merapi terjadi pada waktu pagi hingga menjelang siang hari, sedangkan sore dan malam hari tertutup kabut tipis. Angin bertiup dari arah Barat, Timur Laut, Timur, Selatan, Barat Daya, namun dominan ke arah Barat. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 12-31 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 400 m, terjadi pada tanggal 2 Agustus 2012 pukul 08:05 WIB teramati dari Pos Kaliurang. Gambar 1 menunjukan morfologi puncak G. Merapi teramati dari Pos Kaliurang pada tanggal 12 Agustus 2012.
Gambar 1.  Morfologi puncak G. Merapi dari Kaliurang pada tanggal  12 Agustus 2012 
 
Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 80 kali, gempa MP 21 kali, gempa Tektonik 6 kali dan gempa Hembusan 12 kali. Pada tanggal 8 Agustus 2012 pukul 11:13 WIB Pos Babadan dan Jrakah mencatat guguran dari arah G. Merapi dan tampak masuk ke K. Senowo dengan jarak luncur 1 Km. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2. menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Agustus 2012.
 
Gambar 2. Statistik kegempaan bulan Januari 2011 – Juli 2012
 
Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 3).
 
 
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Bulan Juli 2011 – Juli 2012
Berdasarkan data curah hujan disekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini terjadi hujan yang sangat sedikit di Pos Kaliurang, sebesar 1 mm dengan durasi 35 menit. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan  G. Merapi.
 
Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan  pada bulan Januari 2010 – Agustus 2012
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal / Level I”.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber BPPT Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s