AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 23 – 29 Juli 2012


Visual

Pada minggu ini pengamatan visual di sekitar G. Merapi menunjukan cuaca cerah di sekitrar puncak G. Merapi terjadi pada waktu pagi hingga siang hari, sedangkan sore dan malam hari tertutup kabut dan mendung. Angin bertiup dari segala arah namun dominan ke arah Barat. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 11-30 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi condong ke arah Barat. Berdasarkan survei lapangan di Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan tanggal 24 Juli 2012 teramati bekas longsoran kecil kubah lava bagian selatan. (Gambar 1).

 

Gambar 1. Morfologi Kawah G. Merapi pada tanggal 18 Juli 2012 dari Kalitengah Lor
Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 128 kali, gempa MP 51 kali, gempa VB 1 kali dan Tektonik 13 kali. Tanggal 24 Juli 2012 pada pukul 07:52 WIB Pos Babadan melaporkan terlihat suara guguran kecil ke Kali Trising sejauh 1000 m. Gambar 2. menunjukkan kegempaan selama Januari 2011 hingga Juli 2012.

 

Gambar 2. Statistik kegempaan bulan Januari 2011 – Juli 2012
Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) menunjukan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang,dan Pos Selo (Gambar 3).
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Bulan Juli 2011 – Juli 2012
Berdasarkan data curah hujan disekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini tidak terjadi hujan. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan  G. Merapi.
Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan  pada bulan Januari 2010 – Juli 2012
 
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
1.    Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
2.    Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Sumber BPPTK Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s