LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 16 – 22 Juli 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 16 – 22 Juli 2012

Visual

Pada minggu ini pengamatan visual di sekitar G. Merapi menunjukan cuaca cerah di sekitrar puncak G. Merapi terjadi pada waktu pagi hingga menjelang siang hari, sedangkan sore dan malam hari tertutup kabut dan mendung. Angin bertiup dari segala arah namun dominan ke arah Barat. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 11-29 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi condong ke arah Barat. Tinggi asap maksimum 200 m, terjadi pada tanggal 17 Juli 2012 teramati dari Pos Babadan. Berdasarkan survey di puncak G. Merapi pada tanggal 18 Juli 2012, terdapat perubahan morfologi di dasar Kawah 2010 di sisi Barat Laut.

Gambar 1. Morfologi Kawah G. Merapi pada tanggal 18 Juli 2012

Seismik

Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 54 kali, gempa MP 27 kali, gempa VB 1 kali, gempa LHF 5 kali dan gempa Tektonik 10 kali. Tanggal 18 Juli 2012 pada pukul 04:35 WIB Pos Babadan melaporkan terdengar suara guguran kecil. Tanggal 22 Juli 2012 teramati dari Pos Babadan adanya guguran dengan jarak luncur 1000 m yang masuk ke K. Senowo dan K. Trising. Gambar 2. menunjukkan kegempaan selama Januari 2011 hingga Juli 2012.

Gambar 2. Statistik kegempaan bulan Januari 2011 – Juli 2012

Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) menunjukan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang,dan Pos Selo (Gambar 3).

Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Bulan Juli 2011 – Juli 2012

Berdasarkan data curah hujan disekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini terjadi hujan gerimis dengan intensitas kecil, tercatat di Pos Ngepos dan Pos Kaliurang. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan G. Merapi.

Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan pada bulan Januari 2010 – Juli 2012

II. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat “Normal / Level I”.

III. SARAN

1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s