Asap Merapi Keluar, warga sangka Awan Panas

MMC Selo. Minggu sore sekitar pukul 18.00 puncak merapi terlihat ada kepulan asap yang cukup tebal, kondisi ini memunculkan pertanyaan dari warga selo yang menyangka merapi erupsi lagi. Beberapa telepon, sms bahkan lewat Facebook masuk ke MMC maupun para pengelola radio komunitas MMC. Salah satunya datang dari Sudadi yang kebetulan berada di Cepogo menanyakan terkait dengan kondisi merapi. “Apakah merapi erupsi lagi, ini beberapa warga yang melihat kepulan asap dari merapi pada panik” tanya sudadi kepada mmc. Bahkan tidak sedikit warga selo yang menyangka itu awan panas yang diakibatkan oleh aktifitas merapi. Salah satu reporter MMC, Mujianto malam itu juga segera melakukan koordinasi dengan pos pengamatan yang ada di selo.

Para pengelola MMC saat itu langsung koordinasi baik dengan Radio Komunitas di kabupaten magelang, Boyolali, Sleman dan Klaten serta BPPTK Yogyakarta untuk memastikan tentang kondisi merapi. Dari koordinasi yang dilakukan cepat tersebut memang diketahui bahwa hujan abu tipis terjadi di wilayah magelang di selo bagian barat sebagaimana yang disampaikan Bayu Sapta Nugraha reporter K FM Magelang melalui pesan pendeknya. “hujan abu tipis di semen Krinjing, Mangunsuko, Ngagotontro dikecamatan Dukun serta di Jurang Jero Srumbung” kata Bayu. Dari kondisi ini kemudian MMC mencoba mencari informasi terkait dengan hujan Abu yang terjadi di seputar merapi. Didapat keterangan dari Radio Komunikasi KOMPAG Merapi yang di dapat dari BPPTK Yogyakarta bahwa telah terjadi guguran selama tiga kali yakni jam 18.02 Wib, 18.04. wib dan 19.06 mengarah ke Lamat dan Senowo. Guguran inilah yang kemudaian mengakibatkan hujan abu di sekitar merapi. Setalah mendapat informasi ini kemudian Sunardi Reprter MMC segera menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui radio dengan harapan bahwa warga tidak menjadi panik. “kita segera informasikan ke warga supaya warga tidak panik” terang sunardi. Mengapa ada Guguran

Untuk memastikan guguran yang terjadi di Merapi, reporter MMC kemudian berhasil menghubungi staff BPPTK Yogyakarta yang akrab dipanggil Gus Kholik. Dalam keterangannya Gus Kholik membenarkan telah terjadi guguran di merapi. “Guguran diawali dengan kegempaan dalam tapi belum dianalisa apakah MP atau Vulkanik, Amplitudo dan durasi lebih besar di banding dengan guguran minggu kemarin” terang Gus Kholik. Namun gus kholik menambahkan bahwa kondisi saat ini status merapi belum naik dan masih aktif normal. Untuk mengetahui kondisi yang lebih rinci BPPTK akan membahas dalam rapat Mingguan yang akan di gelar siang ini. “untuk analisa lengkap akan kami sampaikan setelah rapat mingguan besok siang (hari ini.red)” kata Gus Kholik kepada MMC.

Untuk memberikan Informasi yang lengkap kepada warga merapi, MMC akan selalu berkoordinasi dengan Radio Komunitas yang tergabung dalam Jalin Merapi serta BPPTK. “Kami akan selalu koordinasi untuk memberikan informasi tentang merapi agar warga selalu tidak panik namun tetap waspada terhadap perkembangan merapi” kata Sunardi.
MMC

One comment

  1. terimakasih. sangat bermanfaat mas…
    Semoga Tuhan meridhoi rekan-rekan semua yang melaksanakan tugas yang sangat mulia ini.
    Amin
    makasi banyak

    keep spirit…!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s