LAPORAN AKTIVITAS G. MERAPI 25 JUNI – 1 JULI 2012

LAPORAN AKTIVITAS G. MERAPI 25 JUNI – 1 JULI 2012

Visual

Minggu ini cuaca cerah di sekitrar puncak G. Merapi terjadi pada waktu pagi dan siang hari, sedangkan sore dan malam hari tertutup kabut. Angin bertiup dari arah Barat Laut dan Tenggara, namun dominan ke arah Timur. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 11-29 0C, suhu minimum yang relatif rendah tercatat pada saat angin berhembus dari Timur ke Barat membawa uap air (embun). Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 100 m, terjadi pada tanggal 1 Juli 2012 pukul 06:30 WIB teramati dari Pos Kaliurang. Gambar 1 menunjukan morfologi puncak G. Merapi teramati dari Pos Jrakah dimana puncak belum mengalami perubahan.
Gambar 1.  Morfologi puncak G. Merapi dari Pos PGM Jrakah pada tanggal 1 Juli 2012
 

Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 53 kali, gempa MP 39 kali, gempa LHF 2 kali dan gempa Tektonik 7 kali. Banyaknya gempa Guguran ini disebabkan faktor luar berupa longsoran material yang berada di puncak G. Merapi. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2. menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Juni 2012.  

 

Gambar 2. Statistik kegempaan bulan Januari 2011 – Juni 2012
Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang,dan Pos Selo (Gambar 3).
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo bulan Juli 2011 – Juni 2012
Berdasarkan data curah hujan disekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada minggu ini tidak terjadi hujan. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan  G. Merapi.

Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan  pada bulan Januari 2010 – Juni 2012
 
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Sumber BPPTK Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s