LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 4 – 10 Juni 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 4 – 10 Juni 2012


Visual

Cuaca cerah di puncak G. Merapi terjadi pada pagi hari, pada sore dan malam hari umumnya tertutup kabut. Angin bertiup ke Barat, Tenggara dan Selatan, dominan ke arah Timur. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 17-32 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi condong ke arah Timur. Tinggi asap maksimum 50 m, terjadi pada tanggal 7 Juni 2012 pukul 06:00 WIB teramati dari Pos Babadan. Pengamatan visual di puncak G. Merapi pada tanggal 7 Juni 2012, menunjukan bahwa morfologi sekitar Kawah Letusan 2010 tidak mengalami perubahan yang signifikan hanya teramati alterasi yang berjalan intensif di lava 1948 dan 1954.
Gambar 1.  Morfologi Kawah G. Merapi pada tanggal 7 Juni 2012
 

Kegempaan pada minggu ini tercatat adanya gempa Guguran 3 kali, Gempa MP 29 kali dan gempa Tektonik 6 kali. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2. menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Juni 2012. 

 

Gambar 2. Seismik bulan Januari 2011 – Juni 2012
Hasil pengukuran deformasi menggunakan EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang,dan Pos Selo (Gambar 3).
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo bulan Juli 2011 – Juni 2012
Walaupun sudah memasuki musim kemarau, pada minggu ini hujan masih terjadi dan menimbulkan penambahan aliran di K. Gendol, dengan skala kecil. Intensitas curah hujan tertinggi (CHT) tercatat sebesar 26 mm/jam, selama 70 menit, di Pos Jrakah pada tanggal 7 Juni 2012.  Gambar  4  menunjukkan  curah  hujan  di  setiap  pos  pengamatan  G.Merapi.

Gambar 4. Curah hujan di setiap pos pengamatan  pada bulan Januari 2010 – Juni 2012
 
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    3. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s