LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 14 – 20 Mei 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 14 – 20 Mei 2012


Visual

Cuaca cerah di puncak G. Merapi terjadi pada pagi hari, siang dan malam hari, Pada Sore hariumumnyatertutup kabut. Angin bertiup ke Barat Daya, Barat Laut, Utara dan Timur, namun dominan ke arah Barat. Suhu udara di sekitar G.Merapiberkisar 15-300C. Asap solfatara berwarna putih tipis,sedang hingga tebal, bertekanan lemah,dengan posisi tegak.Tinggi asap maksimum 250meter, terjadi pada tanggal17 Mei2012 pukul10:00WIB teramati dari Pos Babadan.Gambar 1 menunjukan morfologi puncak G. Merapi diambil dari Pos  Jrakah pada tanggal 16 Mei 2012.
 Gambar 1. Morfologi puncak  G. Merapi dari Jrakah (Sektor Utara)
 

Kegempaan pada minggu ini tercatat adanya gempa guguran 6 kali, MP 30 kali dan Gempa tektonik 9 kali. Jumlah gempa-gempa tersebutberfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2. menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Mei 2012.

 



Gambar 2. Grafik seismik per minggu mulai bulan Januari 2011–Mei2012


Hasil pengukuran deformasi menggunakan EDM (Electronic Distance Measurement)pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang,dan Pos Selo (Gambar 3).
Gambar 3.Grafik pengukuran EDM Pos Kaliurang BulanJuli 2011 –Apri2012
Intensitas curah hujan tertinggi 22 mm/jam, selama 75 menit,  di Pos Kaliurang pada tanggal 14 Mei 2012. Curah hujan di sekitar G. Merapi menurun di bandingkan minggu sebelumnya. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan G.Merapi.

Gambar 4. Curahhujan di setiap Pos Pengamatan  pada bulan Januari 2010 – Mei 2012
 
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    3. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Sumber BPPTK Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s