LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 30 April – 6 Mei 2012 15:45:24

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 30 April – 6 Mei 2012


Visual

Cuaca cerah di puncak G. Merapi terjadi pada pagi hari, siang, sore dan malam hari umumnya kabut dan mendung. Di sekitar puncak angin bertiup ke Barat Daya, Barat Laut, Utara dan Timur, namun dominan ke arah Barat. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 16-31 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 400 meter, terjadi pada tanggal 1 Mei  2012 pukul 09:25 WIB teramati dari Pos Ngepos. Dari pengamatan di lapangan pada tanggal 5 Mei 2012, tidak terjadi perubahan morfologi kubah lava 2010 (gambar 1).
 Gambar 1.  Morfologi puncak  G. Merapi dia ambil pada tanggal 5 Mei 2012
 

Kegempaan pada minggu ini gempa guguran 9 kali dan MP 16 kali, sedangkan gempa tektonik tercatat sebesar 5  kali. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2. menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Mei 2012.

 



Gambar 2. Grafik seismik per minggu mulai bulan  Januari 2011 –  Mei 2012

Hasil pengukuran deformasi menggunakan EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 3)

Gambar 3. Grafik pengukuran EDM Pos Kaliurang  Bulan  Juli 2011 – Apri 2012
Hujan tercatat dengan intensitas curah hujan tertinggi 37 mm/jam, selama 50 menit,  di Pos Kaliurang pada tanggal 05 Mei 2012. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan G. Merapi.

Gambar 4. Curah hujan di setiap Pos Pengamatan  pada Bulan Januari 2010 – Mei 2012
 
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    3. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Sumber  BPPTK Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s