Pemerintah Abai terhadap Petani Sayur

MMC Selo. Sayur merupakan komoditas utama yang menjadi tumpuan pemenuhan kebutuhan ekonomi petani di lereng merapi dan merbabu seperti kol, wortel, lombok dan banyak lagi produk usaha tani lainnya. Akan tetapi lambat laun, nasib komoditas ini semakin merana dan tentunya akan mengancam masa depan ekonomi petani di Boyolali, khususnya di Kecamatan selo. Triyono ketua OPMM (Organisasi Petani Merapi Merbabu) dalam obrolan off air di studio Radio MMC mengatakan bahwa nasib petani saat ini dalam ketidakpastian terutama pada tahap pemasaran produk pertanian, “posisi tawar petani sangat rendah, apalagi menghadapi hujannnya produk pertanian impor dipasaran” terang Triyono.

Dari pantaun MMC saat ini harga wortel ditingkat petani hanya 700 rupiah, harga ini sangat rendah dan disaat yang sama berbagai kebutuhan hidup harganya meningkat maka Pemerintah wajib turun tangan sebagaimana yang disampaikan Sartono pegiat PEPELING (Pemuda Peduli Lingkungan). “Pemerintah tidak boleh abai dan harus segera berbuat sesuatu untuk melindungi usaha tani sayur melalui SKPD terkait” pinta sartono. Lebih lanjut sartono meminta agar setiap perencanaan pembangunan mampu melihat secara utuh persoalan pertanian yang ada sehingga programmnya benar benar sesuai dengan kebutuhan seperti mengatur tata produksi, distribusi dan konsumsi.

Selo Trade Centre
Sayur sebagai sumber ekonomi utama harus mendapat prioritas untuk segera disusun strategi jangka panjangnya baik pada tingkat produksi di petani sampai pemasarannya. “Peningkatana kualitas dan kuantitas produksi sayur dan bagaimana model pemasaran yang baik menjadi prioritas yang harus dikerjakan kedepan misalnya saja dengan pembentukan Selo Trade Center yang akan memperdekat akses petani pada pasar” tegas Triyono. Untuk mewujudkan itu, petani dan pemerintah segera duduk bersama merumuskan langkah yang tepat. SMS_MMC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s