LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 19-25 Maret 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGALTANGGAL 19-25 Maret 2012

Visual
Cuaca cerah di puncak G. Merapi terjadi pada siang hari, pagi dan malam hari umumnya kabut dan mendung. Disekitar puncak angin bertiup cukup kencang dominan ke arah Timur. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 15-29 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 15 meter, terjadi pada tanggal 24 Maret 2012 pukul 16:20 WIB teramati dari Pos Babadan.

Gambar 1. Kamera CCTV K. Woro dan Rekaman Seimogram Stasiun Deles

Seismik

Hasil pengamatan seismik tercatat gempa guguran sebanyak 7 kali, MP 6 kali, dan gempa tektonik 3 kali. Jumlah gempa-gempa tersebut berfluktuasi tetapi masih dalam batas normal. Gambar 2 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Maret 2012..

Gambar 2. Grafik seismik per minggu mulai Januari 2011 hingga Maret 2012

Hasil pengukuran deformasi menggunakan EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo (Gambar 3).

Gambar 3. Grafik pengukuran EDM Pos Kaliurang bulan Januari 2011 – Maret 2012

Hujan tercatat dengan intensitas curah hujan tertinggi 38 mm/jam, selama 85 menit, di Pos Kaliurang pada tanggal 25 Maret 2012. Gambar 4 menunjukkan curah hujan di setiap pos pengamatan G. Merapi. Pada tanggal 25 Maret 2012 pukul 14:50 WIB, Pos Kaliurang melaporkan terjadi penambahan aliran di K. Opak dan K. Boyong katagori kecil (< 1 meter), sedangkan Pos Ngepos melaporkan penambahan aliran di K. Bebeng dan K. Putih dengan kategori sedang (1-2 meter) pada pukul 13:50.

Gambar 4. Curah hujan di setiap Pos Pengamatan pada Januari 2010 – Maret 201

II. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat “Normal / Level I”.

III. SARAN

Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s