LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 27 FEBRUARI– 4 MARET 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 27 FEBRUARI– 4 MARET 2012


Visual

 Cuaca cerah di puncak G. Merapi terjadi pada pagi dan malam hari, sore hari umumnya kabut dan hujan. Angin bertiup ke segala arah (utara, selatan, barat dan timur),  dominan ke arah timur dan selatan. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 16-29 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis hingga tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 400 m, terjadi pada tanggal 1 Maret  2012 pukul 05:30 WIB teramati dari Pos Ngepos. Gambar 1 menunjukan morfologi puncak dari pos Kaliurang   pada tanggal 28 Februari 2012, belum mengalami perubahan yang signifikan.
Gambar 1. Kondisi Morfologi Puncak  dari Pos Kaliurang (28 Februari 2012)
 

Kegempaan pada minggu ini gempa VB terjadi sejumlah 1 kali, gempa guguran 13 kali dan MP 49 kali, sedangkan gempa tektonik tercatat sebesar 25  kali. Jumlah gempa  MP dan VB mengalami penurunan di minggu ini. Gambar 2 menunjukkan statistik kegempaan selama 1 Januari 2011 hingga 4 Maret  2012.


Gambar 2. Grafik seismik per minggu mulai 1 Januari 2011 hingga 4 Maret 2012


Hasil pengukuran deformasi menggunakan EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo.

 

Gambar 3. Grafik pengukuran EDM Pos Kaliurang  tanggal 1 Januari 2011 – 26 Februari 2012
Hujan tercatat dengan  intensitas curah hujan tertinggi 33 mm/jam, selama 72 menit,  di Pos Jerakah  pada tanggal 29 Februari   2012. Pada tanggal 1 Maret  2012  pukul 14:30 WIB Pos Kaliurang melaporkan penambahan aliran kategori kecil di K. Gendol. Penambahan aliran  dengan kategori kecil di K. Senowo 2 pada pukul 14:25 WIB dilaporkan oleh pengamat dari Pos Babadan, sedangkan Pos Selo tercatat terjadi penambahan aliran kategori kecil di K. Ladon dan K. Juweh pada pukul 14:00 WIB.
 

Gambar 4. Curah hujan di setiap Pos Pengamatan  pada tanggal  1 Januari 2010  –  4 Maret  2012

II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    3. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s