LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 9 – 15 JANUARI 2012

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI   

TANGGAL  9 – 15 JANUARI 2012


Visual

Cuaca cerah di sekitar puncak G. Merapi  terjadi hanya sesekali,  dominan kabut dan mendung di sekitar puncak pada siang  dan sore hari. Badai dan kabut tebal sering terjadi di puncak pada minggu ini, cuaca pada minggu ini relatif lebih buruk daripada minggu lalu. Suhu udara di sekitar G. Merapi berkisar 16-29 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang hingga tebal bertekanan lemah, dengan posisi condong kearah timur, tinggi asap maksimum 100 m, terjadi pada tanggal 15 Januari  2012 pukul 06:35 WIB teramati dari Pos Kaliurang.
 
Minggu ini sebagian besar  gempa mengalami penurunan. Untuk  gempa Mp minggu lalu sebesar 21  kali, minggu ini 15 kali.  Guguran  minggu lalu  sebesar 8 kali, sedangkan minggu ini  sebesar 4 kali. Sedangkan untuk Gempa tektonik intensitasnya mengalami kenaikan, dari Minggu lalu sebesar 7  kali, menjadi 8 kali di minggu ini.  Gambar 1 menunjukkan statistik kegempaan selama 1 Januari 2011 hingga 15 Januari  2012.
Gambar 1. Grafik seismik per minggu mulai 9 Januari 2012 hingga 15 Januari 2012
Hasil pengukuran deformasi menggunakan EDM (Electronic Distance Measurement) pada minggu ini menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap Titik Tetap di Pos Jrakah, Pos Babadan, Pos Kaliurang, dan Pos Selo.
 Gambar 2. Hasil Pengukuran EDM tanggal 9 – 15 Januari 2012
Pada minggu ini terjadi hujan dengan intensitas curah hujan tertinggi 35 mm/jam, selama 35  menit, tercatat  di Pos Kaliurang  pada tanggal 13 Januari  2011 pukul 17:30. Pos Kaliurang melaporkan adanya penambahan aliran di K. Gendol, K. Kuning dan K. Boyong. Kategori kecil. Pos Jrakah juga melaporkan K. Juweh dan K. Ladon mengalami penambahan aliran.
 
Adapun curah hujan yang dicatat pada setiap pos pengamatan dapat dilihat pada Grafik 3 :
 
 
Gambar 3. Curah hujan di Setiap Pos pada Tanggal 9 – 15 Januari 2012 
II. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas G. Merapi berada dalam kondisi normal. Sehingga statusnya dinyatakan dalam tingkat Normal / Level I.
III. SARAN
    1. Dengan masih sering terjadinya guguran berasal dari material-material lepas yang berada di lereng G. Merapi maka masyarakat diharapkan berhati-hati bila melakukan pendakian ke G. Merapi.
    2. Mengingat curah hujan semakin meningkat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    3. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

sumber: http://merapi.bgl.esdm.go.id/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s