Apti, Kadus Perempuan Pertama Samiran

Apti Wiyanik

MMC SELO. 101 (seratus satu) dewan pemilih memberikan suaranya dalam pelaksanaan Pilkadus (Pemilihan Kepala Dusun ) IV Desa samiran, pagi sampai siang ini di Aula Balai Desa Samiran. Para dewan pemilih nampak sangat bersemangat untuk memenangkan para kandidat yang didukung, terbukti tidak satupun yang absen dalam proses pemilihan, bahkan tidak ada suara tidak sah. semua suara terbagi habis ke 2 kandidat Kadus IV.

Pada awal pembukaan Camat selo, Subiso SP mengatakan bahwa proses penjaringan sudah berjalan dengan baik dan dua orang yang mengajukan diri dinyatakan lolos tes dan berhak mengikuti proses pemilihan. kedua orang kandidat adalah Apti Wiyanik dari dukuh gebyog dan Tarno dari dukuh samiran. Camat selo berharap agar dewan pemilih dapat memberikan suaranya sesuai dengan hati nurani dan tidak terpengaruh money politik.

Proses pemilihan berjalan dengan lancar,  dalam penghitungan suara Apti wiyanik memperoleh suara 60 dan Tarno mendapatkan 41 suara. dengan demikian Apti memenangkan pemilihan dan menjadi Kadus IV desa samiran yang sekaligus juga perempuan pertama di Desa samiran yang menjadi Kadus. Dalam wawancara melalui sambungan seluler yang nampak di rumahnya masih sangat riuh dengan para sanak saudara yang memberikan ucapan selamat.  Apti mengatakan merasa haru dengan kemenangan ini, karena memang tidak terprediksi dari awal. “saya haru dan senang dengan hasil ini mas, karena dari awal saya angka pasti yang bisa saya pegang hanya 40 suara” kata apti.  “Asumsi 40 suara adalah dari dewan pemilih yang berasal dari dukuh tretes dan gebyog sejumlah 40 suara, dan untuk 20 suara merupakan angka harapan untuk kemenangan ” tegasnya kepada reporter MMC.

Sebagai kadus perempuan pertama di samiran, atau bahkan di kecamatan selo, Apti berjanji akan memperjuangkan hak hak kaum perempuan sebagaimana visi misinya menjadi kadus.  “pemberdayaan perempuan adalah visi dan misi saya, kedepan saya akan mendorong PKK dan Posyandu menjadi semakin baik hidup dan berperan di tengah tengah masyarakat” kata apti. Lebih lanjut dia memaparkan dengan memberdayaan posyandu dan PKK maka akan mempermudah akses informasi perempuan seperti masalah pendidikan dan kesehatan. SMS

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s