Musim Hujan Tiba, Petani Tembakau Siap Merugi

Di Awal Tahun 2008 ini curah hujan sangat tinggi dan terkadang hujan lebat bercampur angin. Hal ini sangat mempengaruhi tingkat pertanian warga masyarakat lereng Merapi Selo.

Bulan Maret ini banyak warga hanya pasrah, setelah berbagai usaha penyelamatan terhadap tanaman mereka dilakukan dirasa gagal. Ketika terjadi guyuran hujan lebat semua tanaman banyak yang rusak, banyak gulutan-gulutan tergerus air apalagi sayuran yang sudah mulai panen banyak juga yang busuk karena terkena air hujan yang berlebih.

Kondisi ini juga berbarengan dengan warga melakukan tanam tembakau. Dengan curah hujan yang tinggi para warga sangat kesulitan untuk melakukan tanam tembakau. Tembakau sendiri sedianya akan menjadi komoditas utama di bulan kemarau mendatang.

Masyarakat sedikit ‘tertolong’ dengan model tanam tumpang sari. Ketika tanaman yang satu gagal panen mungkin saja tanaman yang lainnya dapat dipanen sebagai pembantu pengganti biaya produksi mereka. [nrd][SB]

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s