AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 11 – 17 FEBRUARI 2013


Visual

 Pada minggu ini cuaca di sekitar puncak G. Merapi dominan mendung dan berkabut pada siang, sore dan malam hari. Cuaca cerah terjadi pada pagi dan siang hari. Angin bertiup ke arah Barat, Barat Laut, Utara dan Timur, dominan ke arah Barat. Suhu udara berkisar 17-28 0C. Asap solfatara berwarna putih tipis, sedang, hingga tebal dominan tebal, bertekanan lemah, dengan posisi tegak. Tinggi asap maksimum 600 m, terjadi pada tanggal 16 Februari 2013 pukul 17:50 WIB dari Pos Kaliurang (Gambar 1)
 Gambar 1.  Morfologi puncak G. Merapi pada tanggal 15 Februari 2013 difoto dari Pos Kaliurang
 
   Pada minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran sebanyak 21 kali, MP 14 kali dan Tektonik 30 kali. Berdasarkan intensitas kegempaan, gempa-gempa yang terjadi masih menunjukkan dalam batas normal. Gambar 2 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari 2011 hingga Februari 2013.
 
 Gambar 2.  Kegempaan G. Merapi Bulan Januari 2011 – Februari 2013

 Data deformasi berdasarkan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) menunjukkan belum adanya perubahan jarak yang signifikan antara reflektor-reflektor yang terpasang di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Babadan, Pos Kaliurang, Poa Jrakah dan Pos Selo (Gambar 3).

 
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo Bulan Juli 2011 –  Februari 2013
   Sedangkan data deformasi dengan pengukuran menggunakan tiltmeter ini juga belum menunjukkan adanya perubahan kemiringan yang signifikan antara alat yang berada di daerah Plawangan (Gambar 4) dan Pasarbubar (Gambar 5)
 
Gambar 4. Hasil Pengukuran Tiltmeter Plawangan Mei 2011 – Februari 2013

Gambar 5. Hasil Pengukuran Tiltmeter stasiun Pasarbubar Mei 2011 – Februari 2013
  Data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, dan Pos Selo)  pada Januari 2011 – Februari 2013, Intensitas curah hujan tertinggi sebesar 65 mm/jam selama 70 menit pada tanggal 15 Februari 2013 terjadi di Pos Kaliurang. Gambar 6 menunjukkan curah hujan yang terjadi di setiap Pos G. Merapi.
Pada tanggal 12 Februari 2013 Pos Kaliurang melaporkan terjadi aliran di Kali Gendol. Aliran tersebut mengakibatkan korban di Dusun Manggong, Kepuharjo Cangkringan, dilaporkan 1 orang meninggal dan 1 orang luka parah, 2 truk hanyut dan 5 truk lainnya terjebak aliran.

 

Gambar 6. Curah  hujan di setiap pos pengamatan  pada bulanJanuari 2011 – Februari  2013
 Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
    1. Mengingat curah hujan masih tinggi masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
    2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Sumber Kantor BPPTK  Jl. Cendana 15 Yogyakarta – 55166

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s